Daerah

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, KUR di Bosowa Tumbuh 12,51%

RADARBONE.ID, WATAMPONE-Di tengah pandemi Covid-19 saat ini realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) secara agregat masih mampu tumbuh secara rata-rata sebesar 12,51%.

Hal ini berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), sampai dengan bulan September 2020 secara agregat telah tersalurkan KUR di BOSOWA sebesar Rp1,59 triliun untuk 49.231 debitur.

Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp.1,37 triliun untuk 52.344 debitur, mengalami kenaikan dari jumlah akad kredit namun mengalami penurunan jumlah debitur sebanyak 3.113 debitur. Adapun kenaikan akad kreditnya secara agregat sebesar Rp216,15 miliar atau rata-rata pertumbuhan sebesar 12,51%.

Secara lebih rinci, realisasi KUR di Kabupaten Bone sampai dengan bulan September 2020 sebesar Rp.799,96 miliar untuk 23.089 debitur, mengalami kenaikan sebesar 23,04% dibanding bulan September 2019 sebesar Rp.650,15 miliar untuk 23.642 debitur.

Kabupaten Bone juga merupakan yang tertinggi realisasi KUR sampai dengan September 2020 bila dibandingkan dengan kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Realisasi KUR di Kabupaten Soppeng sampai dengan bulan September 2020 sebesar Rp.254.64 miliar untuk 8.921 debitur, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,87% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp.252,45 miliar untuk 11.110 debitur dan berada di peringkat kesebelas se-Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara itu, realisasi KUR di Kabupaten Wajo sampai dengan bulan September 2020 sebesar Rp.534,94 miliar untuk 17.221 debitur, juga mengalami kenaikan sebesar 13,63% dibandingkan sampai dengan bulan September 2019 sebesar Rp.470,77 miliar untuk 17.592 debitur. Kabupaten Wajo juga merupakan tertinggi ketiga bila dibandingkan dengan kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala KPPN Watampone, RintokJuhirman menambahkan, dengan adanya pertumbuhan realisasi KUR di BOSOWA pada masa pandemi Covid-19 saat ini, mengindikasikan tumbuhnya usaha di berbagai sektor ekonomi oleh pelaku UMKM.

“Dengan demikian dapat mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional bangkit kembali,” katanya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top