Berita Utama

Hebat, Bone Kabupaten Inspiratif Se Sulsel

RADARBONE.ID–Kabupaten Bone dinobatkan sebagai kabupaten inspiratif se Sulsel dan Kabupaten terbaik pertama pelaksanaan aksi konvergensi stunting.

Penghargaan ini diraih, tak lepas dari inovasi yang dilakukan Bappeda Bone dibawah kepemimpinan Dr Ade Fariq Ashar SSTP MSi dalam menekan angka stunting di daerah ini.

Bahkan, penilaian kinerja aksi konvergensi stunting tahun 2020, mendapat apresiasi dari Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, sebagai peringkat pertama penyelenggaran aksi konvergensi tingkat provinsi.

 

 

Sekretaris Bappeda Bone, Hj Samsidar SP MSi mengatakan, penghargaan kabupaten inspiratif se Sulsel, diterima langsung Kepala Bappeda Bone, Dr Ade Fariq Ashar SSTP MSi. Ade Fariq diketahui menjabat ketua tim koordinasi aksi konvergensi stunting Kabupaten Bone.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bone mendapat apresiasi dari provinsi, sebagai kabupaten terbaik aksi konvergensi stunting tahun 2020,” kata Hj Samsidar kepada radarbone.id, Sabtu 6 Februari 2021.

Kepala Bappeda Bone, Dr Ade Fariq Ashar mengatakan, implementasi aksi konevergensi stunting tingkat Kabupaten Bone dimulai sejak tahun 2019. Untuk tahun 2019 kata Ade, telah ditetapkan 10 desa lokus intervensi stunting, tahun 2020 sebanyak 40 desa dan tahun 2021 sebanyak 50 desa lokus intervensi prioritas dengan mempertimbangkan hasil kajian analisasi situasi aksi I.

Ia menegaskan, arah kebijakan pemerintah daerah yang akan dijabarkan dalam dokumen perubahan RPJMD Kabupaten Bone 2018-2023 tetap memprioritaskan intervensi program yang akan mendukung upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Bone melalui penguatan peran lintas perangkat daerah terkait dan pelibatan pihak swasta.

“Prioritas intervensi pencegahan dan penanganan stunting berkaitan langsung dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama Daerah (IKU) terutama akselerasi pencapaian Indeks Pembangunan manusia (IPM) terutama dimensi Usia Harapan Hidup,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bone melalui Bappeda kata Ade, juga akan tetap mengawal dan mengkoordinasikan secara optimal untuk mengharmonisasikan dan mensinergikan prioritas pembangunan pemerintah daerah dengan pemerintah desa, terutama yang bersentuhan langsung pencapaian 20 indikator terkai penilaian kinerja aksi konvergensi stunting oleh pemrintah pusat.

Ia menyebutkan, dari 11 kategori kinerja Pemberian Dana Insentif Daerah (DID) oleh pemerintah pusat, kategori pelayanan dasar bidang kesehatan salah satu indikatornya adalah penanganan stunting.

“Kami sendiri berharap, Pemkab Bone bisa mendapatkan DID di bidang pelayanan kesehatan tersebut sambil melakukan penguatan inovasi-inovasi daerah di bidang pendidikan ataupun di bidang lainnya,” tutupnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top