Berita Terkini

Pintu Masuk Bone Dijaga Ketat, Ketua Bapemperda: Jangan Sampai Mematikan Perekonomian Masyarakat

RADARBONE.ID–Anggota DPRD Bone Fraksi Gerindra, Fahri Rusli meminta pemerintah daerah mencari solusi terbaik, terkait kebijakan penutupan pintu masuk di lima perbatasan di Kabupaten Bone.

Diketahui, posko perbatasan kembali diaktifkan per 1 Mei mendatang. Posko ini bakal berlaku efektif hingga 24 Mei mendatang. Pengaktifan posko menyusul adanya instruksi pemerintah pusat soal larangan mudik lebaran.

Fahri menegaskan, dampak dari kebijakan ini adalah masyarakat Bone.

“Terkhusus di Pelabuhan Bajoe, ada 200 lebih kepala keluarga yang menggantungkan hidup disana. Kalau Bajoe ditutup, sama halnya mematikan perekonomian masyarakat,” tegas Ketua Bapemperda DPRD Bone ini.

Dengan kebijakan otonomi daerah, harusnya kata Fahri, Pemkab tidak serta merta langsung mengikuti keputusan dari pusat untuk menutup pintu masuk di semua titik perbatasan.

“Harusnya dikaji secara mendalam. Kan bisa menerapkan swab antigen bagi mereka yang mau masuk ke Bone. Harus ada solusi terbaik, jangan serta merta langsung menutup, yang ujung-ujungnya justru mematikan perekonomian masyarakat,” katanya.

Termasuk soal larangan angkutan umum beroperasi dari 1 Mei hingga 24 Mei. “Siapa yang mau menafkahi keluarga mereka para supir angkutan umum antar kabupaten. Ini jelas kebijakan yang menurut mengorbankan masyarakat kita,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top