Pendidikan

Dapat Pembinaan Khusus, Enam Santri Ponpes Al-Junaidiyah Biru Tembus Ke Universitas Al-Azhar Kairo

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Santri Pondok Pesantren Al-Junaidiyah Biru berhasil unjuk gigi dalam ajang seleksi masuk perguruan tinggi tahun 2021.

Dimana tahun ini, dari 10 orang santri Madrasah Aliyah (MA) Mahad Hadits Al-Junaidiyah Biru yang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, 6 orang diantaranya dinyatakan lolos seleksi.

Mereka diantaranya, Muhammad Fajrul Ulum, A. Hairul Azwan, Abdullah Yusuf Ali, Rijal Khair, Amalia Putri Usman, dan Musfira Wardani.

Kepada penulis, Muhammad Fajrul Ulum salah satu santri yang berhasil lolos ke Universitas Al-Azhar mengaku banyak tahapan seleksi yang harus dijalani sebelum dirinya dinyatakan lolos.

Santri kelahiran Watampone, 1 Mei 2003 ini membeberkan bahwa tahapan pertama menjalani Computer Based Test (CBT) atau Tes Berbasis Komputer. Dimana tes tersebut, soal yang disajikan berbahasa arab dengan durasi waktu hanya 45 menit.

“Ini saya jalani pada tanggal 27 April 2021,” ujarnya.

Setelah itu mengikuti seleksi tahap kedua tanggal 4 Mei 2021 berupa wawancara. Dalam tes wawancara diperlukan kemampuan yang mumpuni karena pendaftar diuji kemampuannya dalam membaca kitab kuning atau kitab yang tidak memiliki harakat.

“Tidak hanya itu, saya juga menjalani tes hafalan. Persyaratannya di sini, hafalan minimal 2 Juz,” katanya.

Anak pasangan Muhammad Surur dan Hilyah ini juga mengaku bahwa pendaftar juga diuji kemampuannya mengenai wawasan kebangsaan.

“Namun dalam tes wawasan kebangsaan, tetap menggunakan Bahasa Indonesia,” tuturnya.

Berkat pembinaan khusus yang selama ini diberikan dari guru pembina di Ponpes Al-Junaidiyah Biru kata Fajrul, semua tahapan seleksi tersebut berhasil di jalani dengan baik.

“Alhamdulillah, semua tes dapat kami jalani dengan mulus. Meski dari 10 santri yang ikut hanya 6 orang yang lolos. Namun ini prestasi yang sangat luar biasa karena dari 5.000 orang pendaftar se Indonesia hanya 1.500 orang yang berhasil dan dinyatakan lolos seleksi,” terangnya.

Sekadar diketahui bahwa Muhammad Fajrul Ulum merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Warga Jl. Bali Kelurahan Jeppee Kecamatan Tanete Riattang Barat ini merupakan salah satu santri berprestasi.

Selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Junaidiyah Biru tak sedikit prestasi yang berhasil diraihnya. Tercatat ia pernah keluar sebagai peraih Juara II Lomba Cerdas Cermat se Sulselbar 2019 yang diselenggarakan oleh IAIN Bone dan, Juara I Lomba Cerdas Cermat MTQ tingkat Kabupaten di Sinjai. Berkar dari prestasi itu, ia mendapat kesempatan mewakili Sinjai ke tingkat Provinsi Sulsel pada tahun 2020. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top