Ekonomi Bisnis

Bone Terbesar Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program Ultra Mikro (SIKP UMi), sampai dengan bulan Mei 2021 secara agregat telah tersalurkan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) sebesar Rp7,15 miliar untuk 1.848 debitur.

Program Pembiayaan UMi merupakan komplementer dari skema pembiayaan yang telah ada selama ini yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR). Yang menjadi pembeda diantara keduanya adalah bahwa Pembiayaan UMi memiliki maksimal plafon pinjaman sebesar Rp20 juta sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 193/PMK.05/2020, dan adanya kewajiban penyediaan pendampingan bagi debitur oleh penyalur serta penyalurannya melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

Secara lebih rinci, Kabupaten Bone merupakan yang terbesar dalam penyaluran pembiayaan UMi pada sampai dengan bulan Mei 2021, yaitu sebesar Rp5,17 miliar atau 72,35% untuk 1.356 debitur, disusul Kabupaten Soppeng sebesar Rp1,20 miliar atau 16,76% untuk 329 debitur dan Kabupaten Wajo sebesar Rp778,09 juta untuk 163 debitur.

Sementara itu, bila dilihat dari penyalur pembiayaan UMi di BOSOWA Sampai dengan bulan Mei 2021, PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan yang terbesar, yaitu sebesar Rp5,25 miliar atau 73,44% untuk 1.420 debitur, disusul Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) sebesar Rp1,24 miliar atau 17,42% untuk 334 debitur dan PT. Pegadaian sebesar Rp653,09 juta atau 9,14% untuk 94 debitur.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman berharap dengan adanya pembiayaan UMi yang tersalur di BOSOWA pada sampai dengan bulan Mei 2021 tersebut dapat semakin banyak pelaku usaha mikro yang bangkit dan optimis guna mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top