Ekonomi Bisnis

KPPN Temui Sekkab Sinjai Bahas Pengucuran Kredit UMi

RADARBONE.ID-Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai melakukan koordinasi dengan Pemkab Sinjai untuk membahas pengucuran dana kredit Ultra Mikro (UMi). Dalam kunjungan yang diterima oleh Sekkab Sinjai Drs Akbar Senin 7 Juni 2021 tersebut, KPPN menyampaikan bahwa para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai akan diberi kemudahan mendapatkan pembiayaan UMi. Pemberian layanan kredit UMi tersebut, bukan hanya dipercaya PT Pegadaian, Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Komida (Koperasi Mitra Dhuafa), juga melalui koperasi yang ada.

Dalam pertemuan Kepala KPPN Sinjai Anas Fazri dengan Sekkab Sinjai itu dalam rangka menindaklanjuti Memorandum Of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani oleh Bupati Sinjai A Seto Asapa bersama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulsel di Makassar, Jumat 28 Mei 2021.
Kepala KPPN Sinjai Anas Fazri mengatakan bahwa ada beberapa point kesepakatan dalam MoU tersebut. Salah satunya yang pertama kali segera ditindaklanjuti adalah memberikan pembinaan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari hulu hingga ke hilir dalam bentuk kemudahan mendapatkan kredit UMi.
Seperti diketahui Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan nomor 22/PMK.05 /2017 meluncurkan program kredit UMi bagi pelaku usaha mikro. Dimana mereka rata-rata tidak memiliki akses kredit perbankan karena keterbatasannya.
“Kondisi ini menjadikan rentenir sebagai pilihan solusi yang mudah bagi para pengusaha mikro dalam memenuhi kebutuhan modal usaha. Tentu saja suku bunganya jauh di atas rata-rata suku bunga bank,” ungkapnya dalam rilisnya, Selasa 8 Juni 2021.
Kredit UMi ini, kata dia, bukan sekedar menyuntikkan dana kredit kepada pengusaha mikro, tetapi ada kewajiban bagi penyalurnya untuk melakukan pendampingan kepada pengusaha mikro dalam menjalankan usahanya.
Dia juga menambahkan bahwa KPPN Sinjai akan mengundang Sekkab Sinjai beserta jajarannya seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dekopinda Sinjai, serta beberapa koperasi di Sinjai dalam waktu dekat untuk mengikuti sosialisasi penyaluran kredit UMi dengan narasumber dari Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU-PIP).
“Di Sinjai baru sekitar 232 debitur memanfaatkan kredit UMi ini melalui Pegadaian, PNM dan Komida. Dari 3 penyalur tersebut totalnya sebanyak Rp886 juta yang berarti rata-rata pinjaman setiap debitur sebesar Rp3,9 juta. Jumlah 232 debitur tersebut tergolong masih rendah minat pengusaha mikro memanfaatkan kredit UMi, melihat luas daerah dan jumlah penduduk di Sinjai ini,” tutur Anas.
Melalui kerjasama ini, lanjut dia, diharapkan akan ada Koperasi di Sinjai yang memenuhi syarat ditunjuk sebagai penyalur kredit UMi dari PIP, dan selanjutnya menumbuhkan minat masyarakat pengusaha mikro untuk memanfaatkannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top