Pendidikan

Silaturahmi Jelang Pensiun, Ketua MKKS SMP Sebut Kadisdik Bone Sebagai Tokoh Motivator

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Masa jabatan Hj. Andi Syamsiar Halid, S.Sos, M.Si sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone bakal berakhir 31 Juli 2021 mendatang. Namun menjelang purna baktinya, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Bone menggelar acara silaturahmi yang dirangkaikan dengan penyerahan SK Guru Non PNS SMP se Kabupaten Bone bertempat di Hotel Sarlim, Kamis, 10 Juni 2021.

Ketua MKKS SMP Kabupaten Bone Kamise, S.Pd., M.Pd mengungkapkan Kadisdik selama menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan tidak hanya menjadi orang tua bagi para kepala sekolah, namun juga menjadi tokoh motivator bagi organisasi MKKS SMP.

“Beliau luar biasa dalam memotivasi anggota MKKS. Turun ke sekolah memberikan perhatian kepada kami, terutama dalam kebersihan sekolah,” ujarnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah beliau tidak hanya mengingatkan persoalan dunia melainkan juga urusan akhirat.

“Jadi dia adalah tokoh motivator spiritual bagi kami. Setiap saat selalu mengarahkan kami agar melaksanakan hal-hal yang sunnah, apakah itu puasa sunnah maupun mengimplementasikan shalat malam. Sulit untuk menemukan sosok seperti beliau,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Hj. Andi Syamsiar Halid, S.Sos, M.Si mengatakan banyak suka duka yang dilalui selama menjabat sebagai kepala dinas pendidikan.

“Tentu dalam kebersamaan itu, saya tak lepas dari khilafan dan dosa. Untuk itu saya meminta maaf,” harapnya.

Terima kasih kepada kepala sekolah yang telah bekerja sama selama bertugas sebagai kepala dinas pendidikan, karena telah membantu pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Bone terutama dalam menjaga kebersihan sekolah.

“Ini selalu menjadi perhatian kami, karena bagi saya kebersihan adalah bagian dari keimanan. Tak lepas dari itu, kebersihan selalu menjadi didikan kami selama kecil, bahkan kebersihan sekolah bagian dari dukungan sekolah terhadap pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misinya menjadikan Bone bersih,” tuturnya.

Terkait persoalan spiritual kata mantan Camat Tanete Riattang Timur ini selalu tak luput dari perhatiannya, karena dengan pendekatan spiritual para guru dan kepala sekolah selalu waspada dalam bekerja. Dimana tidak hanya mengingat dunia saja, namun juga dapat mengingat akhirat juga.

“Saya ingin kita semua selama dunia maupun di akhirat. Dan tak lepas dari itu, saya juga sebagai Ketua Muslimah Nahdatul Ulamah di Kabupaten Bone secara tidak langsung juga memiliki kewajiban untuk selalu mengingatkan kepada sesama mengenai amal-amal kebaikan,” tandasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top