Berita Utama

Soal Ada Mahar Rp100 Juta Jelang Mukab, Ini Kata Ketua Kadin Sulsel

RADARBONE.ID-Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras angkat bicara soal adanya biaya kontribusi yang wajib disetor bakal calon untuk maju di Mukab Kadin Bone. Biaya kontribusi tersebut kemudian ramai disebut mahar. 

AIA sapaan akrab Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan, selama tidak melanggar AD/ART serta petunjuk organisasi, maka biaya kontribusi tersebut sah-sah saja.

Ia juga yakin, panitia telah bekerja sesuai aturan dan regulasi yang diatur di organisasi Kadin.  

“Kami yakin, pelaksanaan mukab tidak melenceng dari Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta petunjuk organisasi (PO) Kadin. Termasuk soal persyaratan biaya pendaftaran, saya kira tidak masalah selama tidak melanggar AD/ART dan petunjuk organisasi,” katanya kepada ponggawanews.com (Grup RADAR BONE), Kamis 11 Juni 2021.

Plt Ketua Kadin Bone, Andi Imran Mappasonda menegaskan, uang pendaftaran calon ketua Kadin Bone sudah menjadi kesepakatan dan itu menjadi syarat.

“Panitia tentu akan mempertanggungjawabkan dana itu. Kalaupun nantinya ada sisa, ini bisa jadi kas Kadin Bone,” tegas Andi Imran saat menghubungi RADAR BONE.

Ia juga menegaskan, tak boleh ada hutang yang ditinggalkan akibat pelaksanaan mukab. Makanya, kata Andi Imran, uang pendaftaran bagi calon ketua Kadin Bone merupakan persyaratan yang wajib dipenuhi bagi bakal calon yang akan maju.

Diketahui, ada lima bakal calon yang mendaftar untuk maju di mukab kadin. Mereka adalah H Akbar (Ketua Gapensi), Hj Cheriani (Mantan Ketua Hipmi Bone), Ir Amran (Pembina Gapensi), H Firdaus (Wakil Ketua Gapensi) dan Dr Awaluddin (Sekretaris Gapensi).

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top