Pendidikan

Universitas Muhammadiyah Bone Berdayakan Alumni Pikat Mahasiswa Baru

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone yang terletak di Jl Abu Dg Pasolong Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang mulai membuka penerimaan mahasiswa baru untuk gelombang pertama.

Pada penerimaan mahasiswa baru kali ini, panitia pelaksana yang diketuai oleh Hamka, SE, MSi tidak hanya melibatkan civitas akademika untuk memikat mahasiswa baru, melainkan para alumni juga ikut diterjunkan. Terutama alumni yang telah menjadi tenaga pendidik di jenjang SMA-SMK baik itu di Kabupaten Bone maupun di luar daerah.

Upaya yang dilakukan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bone juga terbantu dengan perubahan bentuk dari STKIP menjadi Universitas. Berkat dari perubahan itu, memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Itu terbukti, sejak gelombang pertama penerimaan mahasiswa baru dibuka, animo masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke UNIM Bone terbilang besar.

Setidaknya dari 1.000-an formulir yang telah terdistribusi ke masyarakat sudah 200-an orang telah mengembalikan formulir.

Ketua Panitia penerimaan mahasiswa baru UNIM Bone Hamka, SE., M.Si mengatakan pasca perubahan bentuk STKIP menjadi universitas kini sudah terdapat dua fakultas.

Yaitu Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan terdapat 8 prodi diantaranya Teknologi Pendidikan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, PPKn, Ekonomi, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga.

Kemudian Fakultas Pertanian dan Peternakan ada 4 prodi masing masing Agroteknologi, Agribisnis, Peternakan dan Teknologi Hasil Peternakan.

Meski Fakultas Pertanian dan Peternakan ini baru, namun prospek alumninya untuk terserap dalam dunia kerja terbilang besar, karena program kerja pemerintah saat sekarang ini dibutuhkan tenaga penyuluh pertanian, baik dari instansi pemerintah maupun swasta.

“Setiap desa dan kelurahan dibutuhkan 1 penyuluh. Makanya kita ditawarkan oleh pemerintah untuk membuka prodi tersebut. Ditambah lagi wilayah Bone potensinya sangat mendukung karena dominan sektor pertanian dan peternakan,” katanya.

Mahasiswa baru yang memilih prodi tersebut tidak perlu khawatir, karena tenaga SDM yang dilibatkan adalah tenaga dosen dari luar.

Ada alumni perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Malang dan ada dari Unhas dan dosennya muda-muda.

“Bahkan dalam rangka pengembangan skil mahasiswa nantinya, UNIM akan membangun kemitraan dengan pemerintah, sehingga alumninya betul-betul kompeten,” tuturnya.

Untuk penerimaan Maba tahun ini, panitia menarget 500 orang akumulasi dari semua prodi. Bisa melebihi dari itu apalagi kapasitas ruangan banyak.

Adapun upaya yang sudah dilakukan melaksanakan sosialisasi dengan melibatkan civitas akademika, para alumni yang memiliki apiliasi ke sekolah, UKM dan Hima Prodi.

“Alhamdulillah belum selesai tahap pertama sudah ada 200-an mengembalikan formulir. Ini baru induk, belum lagi di kampus B yang ada di Lapri dan Kampus C yang ada di Kahu. Kalau target 500 kita optimis bisa capai,” ujar
Hamka, SE, M.Si yang juga Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi UNIM Bone. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top