Metropolis

Dilantik Sebagai Ketua Kadin Bone, Bupati Tantang Hj. Cheriani Bangkitkan Ekonomi Di Tengah Pandemi Covid-19

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Musyawarah Kabupaten Ke III Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bone telah digelar, Senin, 26 Juli 2021. Dr. Hj. Cheriani Kaddas, S.Si, S.Pd, M.Pd dipilih secara aklamasi dan disahkan sebagai Ketua Umum Kadin Bone periode 2021-2026.

Setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin Bone oleh Stering Comittee Firdaus Deppu, Hj. Cheriani bersama para pengurus Kadin Bone menjalani pelantikan bertempat di Novena Hotel, Senin, 26 Juli 2021 malam yang dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Provinsi Sulsel H. Andi Iwan Darmawan Aras, SE, M.Si.

Turut hadir Bupati Bone Dr. HA. Fahsar M Padjalangi, MSi, dan Sekretaris Daerah Kab. Bone Drs. H. Andi Islamuddin.

Hj. Cheriani merupakan wanita Kelahiran Watampone, 11 September 1980 yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bone dari tahun 2016-2019. Selain sebagai pengusaha, Direktur Tim Junior Group juga sebagai Ketua Yayasan Generasi Insan Cendekia, Pimpinan Rumah Tahfidz Ummul Qura, Pengurus Unit Pengembangan SDM LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Ketua Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak sekaligus Koordinator Alumni Kopma Unhas.

Dalam pidatonya, Wanita lulusan Universitas Hasanuddin tahun 2002 ini mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kadin Bone.

“Saya berharap kedepan mari kita saling bahu membahu, bersinergi membesarkan Kadin Bone, sehingga kelak Kadin Bone dapat menjadi barometer dari seluruh Kadin se Sulsel,” kata Istri Muh Irfan Jayadinata, SSIT, MH Kepala Syahbandar Sungai Nyamuk ini.

Lebih lanjut Wanita lulusan Doktor Universitas Negeri Makassar tahun 2013 ini menjelaskan bahwa Kadin adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang perekonomian, sehingga kedepan Kadin Bone diharap bisa menjadi lembaga advokasi dan konsultasi bagi seluruh pengusaha.

“Makanya distruktur kepengurusan Kadin Bone berbagai gabungan pengusaha yang bergabung di dalamnya, diharapkan kepada seluruh pengurus bisa bersinergi, berinovasi dan produktif dalam memajukan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bone,” tuturnya.

Ketua Umum Kadin Provinsi Sulsel H. Andi Iwan Darmawan Aras, SE, MSi mengatakan di tengah pandemi covid-19 Kadin harus hadir membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan ekonomi di daerah.

“Selain memberikan solusi terhadap pelaku usaha di Kabupaten Bone, juga mampu melahirkan usaha usaha baru dalam rangka pertumbuhan ekonomi di daerah,” terangnya.

Sementara, Bupati Bone Dr. HA. Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si mengapresiasi kerja-kerja panitia karena mampu melahirkan pemimpin Kadin dalam kondisi ekonomi tidak menentu.

“Untuk itu, kepada para pengurus tunjukkan kemampuannya, dan mari bersinergi, bagaimana membangkitkan ekonomi ditengah pandemi covid-19. Saya berpikir pasti kita bisa,” ujarnya.

Ketika Kadin Bone hadir membantu pemerintah persoalan ekonomi di daerah ini, Bupati Bone yakin keterpurukan ekonomi yang dialami Bone saat ini pasti bisa teratasi.

“Bisa dibayangkan Bone pernah mengalami 9,14% pertumbuhan ekonomi di tahun 2018, sekarang turun drastis 0,18% dari 7,19% ditahun 2019. Ini semua dipengaruhi oleh covid-19,” katanya.

Sementara posisi terakhir minggu pertama bulan ini inflasi di Kabupaten 0,23%, namun Bone masih lebih bagus dibanding Makassar, begitupun pertumbuhan ekonomi sudah mulai membaik.

“Sektor utama yang perlu diperhatikan saat sekarang ini adalah UMKM, apalagi Bone saat ini terbanyak kepesertaan debitur dan terbesar dalam pemanfaatan dana KUR. Sisa bagaimana kita berinovasi mengembangkan UMKM di Bone,” tuturnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kadin Bone harus hadir membantu pemerintah dengan cara melakukan pembinaan di sektor ekonomi, dengan catatan tidak hanya menyentuh pelaku ekonomi yang ada di wilayah kota namun mampu menyasar sampai ke wilayah desa.

“Mengapa harus menyentuh desa, karena desa sangat menopang perekonomian kita terutama di sektor pertanian. Bahkan pernah mengantar Bone masuk 10 besar sebagai pemasok beras nasional. Pada tahum 2019 kita menempati posisi 7 besar, 2020 menempati posisi 9 besar. Sisa bagaimana Kadin berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dengan cara membuat program yang sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Bone,” imbuhnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top