Tak Berkategori

Siswa SMAN 15 Bone Ukir Prestasi di Kancah Internasional, Jadi Delegasi Indonesia Program Simulasi Konferensi PBB

RADARBONE.ID, WATAMPONE–SMA Negeri 15 Bone (dulu bernama SMA Negeri 1 Ulaweng) yang kini berada dibawah kepemimpinan Muhammad Tang, S.Pd., M.Pd berhasil mengharumkan nama negara Indonesia di Kancah Internasional. Itu tidak lepas dari prestasi salah satu siswanya atas nama Ahmad Fadhil Rosahim yang berhasil lolos sebagai peserta Program Simulasi Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diselenggarakan oleh lembaga Asia World Model United Nations (AWMUN).

Kepada penulis, siswa kelahiran Makassar, 03 Agustus 2004 mengaku untuk lolos sebagai peserta simulasi konferensi perserikatan bangsa-bangsa tidaklah mudah. Siswa kelas XII MIPA 2 ini menjalani sejumlah tahapan seleksi yang diawali dengan tahapan registrasi dan pembuatan essai mengenai jati diri dan motivasi untuk ikut program tersebut.

“Jadi tahap awal itu registrasi, setelah itu mengirim essai mengenai kelebihan, motivasi untuk ikut kegiatan tersebut serta alasan kenapa harus dipilih. Essai yang disajikan bukan dalam bentuk Bahasa Indonesia melainkan dalam bentuk bahasa Inggris,” katannya.

Dari tahapan itu, anak pasangan Abd. Rahim, S.Pd., M.Si (guru PPKn SMAN 15 Bone) dan Rosmiati Sapile, STKG (Perawat Gigi Puskesmas Ulaweng) dinyatakan lolos seleksi. “Dari 27 ribu pendaftar khusus peserta yang menjadi delegasi UNEP hanya ada sekitar 30 orang Indonesia yang lolos. Untuk di Sulsel hanya ada 3 orang pemuda pelajar yang lolos, 2 orang diantaranya adalah mahasiswa, 1 orang saya sendiri merupakan pelajar dari SMAN 15 Bone,” katanya.

Lebih lanjut anak kedua dari ketiga bersaudara ini mengatakan setelah dinyatakan lolos seleksi ia diberikan waktu satu bulan untuk membuat Position Paper tentang negara alokasi yang akan dipresentasekan pada tanggal 27-29 Agustus 2021 secara virtual. “Dimana dalam konferensi itu, saya bertindak sebagai delegasi Negara Kanada yang bergerak pada organisasi bidang lingkungan dibawah lembaga UNEP. Di sini saya berpidato atas nama negara Kanada dengan topik Adressing Marine Pollution (cara mengatasi polusi lautan),” paparnya.

“Dalam pidato itu saya mengajak negara negara untuk memiliki sistem daur ulang sampah plastik yang baik. Termasuk dalam working paper saya, saya juga menawarkan sistem dan cara pengolahan sampah daur ulang sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar. Alhamdulillah atas keterlibatan saya dalam konferensi tersebut, saya mendapat apresiasi berupa penghargaan Asia World Model United Nations (AWMUN),” terangnya.

Siswa yang bercita-cita menjadi Diplomat ini mengaku bangga atas capaian tersebut. Karena dalam simulasi ini tak sedikit negara yang terlibat di dalamnya. “Ada peserta dari Negara Filipina, Thailand, Nyanmar, Laos, India, Singapura, Mesir, Afrika Selatan dan Indonesia,” bebernya.

Wakasek Kesiswaan SMAN 13 Bone Hj. Emmy Susanti, ST, S.Pd, MM mengatakan Ahmad Fadhil Rosahim merupakan salah satu siswa berprestasi di SMAN 15 Bone. Selain Ketua KIR SMAN 15 Bone, dia juga pernah menjadi delegasi sekolah dalam ajang Lomba Pembuatan Video Tolak Politik Uang yang diselenggarakan oleh Bawaslu. “Tak lepas dari itu, ia memang memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang diperoleh sejak ia menduduki bangku MTs Al-Ikhlas Ujung. Ditambah lagi peran guru pembina di sekolah serta dukungan dari kepala sekolah yang memberikan ruang baginya untuk mengembangkan wawasan Bahasa Inggrisnya dengan mengikuti Kursus Bahasa Inggris di Pare Kediri selama sebulan,” terangnya.

Abd. Rahim, S.Pd., M.Si selaku ayah mengaku bangga dan bersyukur atas capaian anaknya. “Sejak menduduki bangku MTs di Ponpes Al-Ikhlas Ujung Ahmad Fadhil Rosahim pernah juara II Lomba Pidato Bahasa Inggris tingkat kabupaten yang diselenggarakan Kemenag Bone dan masuk asrama khusus yang penghuninya hanya menggunakan Bahasa Inggris. Atas dasar itu, dengan pertimbangan dan masukan para guru di SMAN 15 Bone, saya pun mesupport setiap langkah-langkahnya,” imbuhnya.

Kepala SMAN 15 Bone Muhammad Tang, S.Pd., M.Pd mengatakan dalam rangka pengembangan dan peningkatan kompetensi siswa, dirinya selaku kepala sekolah selalu memberikan ruang bagi siswa SMAN 15 Bone. “Tidak ada alasan bagi sekolah untuk menghalangi anak-anak berkembang. Sepanjang itu positif, support sekolah selalu ada. Bahkan selalu saya sampaikan bagi anak-anak yang ingin mengembangkan kemampuannya dalam berbahasa Inggris saya berikan ruang untuk mengikuti kursur ke Pare Kediri. Dan ini dimanfaatkan betul oleh Ahmad Fadhil Rosahim. Kini hasil yang diperoleh sangat luar biasa, ia mampu mengangkat dan mengharumkan nama SMAN 15 Bone dan daerah Kabupaten Bone bahkan Negara Indonesia di Kancah Internasional. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa yang lain,” tuturnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top