Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Pengawas Adakan Supervisi Akademik di MAN 4 Bone

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Ditengah pandemi covid-19 tak menjadi penghalang bagi pengawas dalam meningkatkan kualitas pelayanan di madrasah. Terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru guru di madrasah pengawas mengukurnya melalui kegiatan supervisi akademik.

Hal inilah yang tergambar di MAN 4 Bone. Salah satu usaha memperbaiki kualitas proses dan hasil pembelajaran dalam moment pembelajaran tatap muka terbatas di MAN 4 tidak menjadi penghalang untuk terlaksananya supervisi akademi oleh pengawas madrasah Murniati, S.Ag., M.Pd.

Suvervisi akademik yang diketuai oleh Kepala MAN 4 Bone Andi Muhammad Irfan S.Pd ini dilaksanakan pada tanggal 13- 18 September 2021 tetap mengedepankan protokol kesehatan baik siswa maupun guru.

“Demikian juga pemeriksaan perangkat pembelajaran terutama penggunaan RPP menyesuaikan tatap muka terabatas masa Covid-19,” ungkap Murniati saat memberikan bimbingan dalam kegiatan supervisi tersebut.

Dijelaskan yang menjadi fokus utama dalam kegiatan supervisi akademik pada MAN 4 Bone ini adalah mengkaji, menilai, memperbaiki, meningkatkan, dan mengembangkan mutu kegiatan belajar mengajar. Termasuk keputusan rapat dewan guru MAN 4 Bone melalui pendekatan bimbingan dan konsultasi dalam nuangsa dialog profesional.

Diharapkan melalui pelaksanaan supervisi ini dapat membantu guru dalam hal merencanakan kegiatan pembelajaran dan atau bimbingan, melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan, menilai proses dan hasil pembelajaran/bimbingan, memanfaatkan hasil penilaian untuk peningkatan layanan pembelajaran/ bimbingan.

Tidak sampai disitu saja, diharapkan juga dapat memberikan umpan balik secara tepat dan teratur dan terus menerus pada peserta didik, melayani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, memberikan bimbingan belajar pada peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan serta mampu mengembangkan dan memanfaatkan alat bantu dan media pembelajaran dan atau bimbingan.

“Termasuk mampu memanfaatkan sumber-sumber belajar serta berinteraksi dalam proses pembelajaran/bimbingan meliputi metode, strategi, teknik, model, pendekatan yang tepat dan berdayaguna,” imbuhnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top