Ekonomi Bisnis

Realisasi Pembiayaan UMi di Sinjai Rp8 M

WATAMPONE, RADARBONE.ID-Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang telah diluncurkan di Kabupaten Sinjai sudah terserap Rp8 miliar. Realisasi dana tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala KPPN Sinjai Erniati. “Dalam jangka waktu 5 tahun ini, pembiayaan UMi di wilayah Kabupaten Sinjai telah tersalurkan sebesar Rp8,4 miliar kepada 2.260 debitur UMi,” katanya.

Program pembiayaan UMi merupakan program yang diluncurkan pemerintah mulai tahun 2017 sebagai optimalisasi program pembiayaan pemerintah kepada UMKM. Penyaluran kredit program UMi ini dilakukan melalui beberapa lembaga penyalur. Saat ini terdapat tiga lembaga penyalur UMi yang ada pada Kabupaten Sinjai yaitu Komisi Mitra Dhuafa Sinjai, Pegadaian Sinjai, dan Permodalan Nasional Madani (PNM) Sinjai.

Di awal tahun 2022 ini tercatat sebanyak 94 debitur di wilayah Kabupaten Sinjai telah memanfaatkan kredit program UMi dengan total penyaluran sebesar Rp366 juta.
“Besaran ini jauh meningkat dibandingkan pada saat pertama kali diluncurkannya program pembiayaan UMi tahun 2017. Adapun penyaluran pembiayaan UMi terbesar tersalurkan pada tahun 2020 yaitu sebesar Rp3,31 M kepada 864 debitur,” tuturnya.

Untuk mendukung optimalisasi penyaluran kredit program UMi di Kabupaten Sinjai, KPPN Sinjai terus berkoordinasi dengan lembaga penyalur untuk giat mencanangkan program pembiayaan UMi kepada masyarakat Kabupaten Sinjai.

KPPN Sinjai juga secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi secara langsung di lapangan terkait penyaluran UMi oleh lembaga penyalur di Kabupaten Sinjai. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk menguji keakuratan data penyaluran dan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku, serta mengukur dampak pelaksanaan Pembiayaan UMi terhadap debitur.
Selain itu, KPPN Sinjai juga bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai untuk mendorong partisipasi koperasi di wilayah Kabupaten Sinjai dalam penyaluran kredit program UMi.

Disamping ketiga lembaga penyalur UMi yang sudah ada, saat ini terdapat dua koperasi yang siap bergabung menjadi penyalur program pembiayaan UMi. Satu koperasi yang sudah mendapatkan SK penetapannya yaitu KPPS BMT AL Amanah dan KUD Mina Lappa masih dalam tahap uji aplikasi pendukungnya. “Dengan bertambahnya 2 koperasi sebagai lembaga penyalur UMi ini diharapkan dapat semakin memperluas manfaat Kredit Program Ultra Mikro bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Sinjai,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top