RADARBONE.ID, WATAMPONE-DAK Fisik memiliki peran vital dalam program pembangunan di Kabupaten Wajo sehingga sangat diharapkan para OPD penerima dana dapat memaksimalkan penyerapan DAK Fisik pada tahun 2021 agar seluruh kegiatan dapat dilaksanakan secara maksimal. Hal ini menjadi penekanan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kab. Wajo, Armayani pada kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Penyaluran DAK Fisik Tahap II dan Tahap III Tahun 2021 yang dihadiri oleh KPPN Watampone, APIP serta para OPD penerima DAK Fisik Tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Bupati Kab. Wajo, Senin, 27 September 2021.
Muhammad Adry Said Kepala Seksi Bank KPPN Watampone mengatakan sampai dengan hari ini baru terdapat 10 sub bidang yang telah merealisasikan DAK Fisik Tahap II serta satu sub bidang yang telah merealisasikan DAK Fisik Tahap III Tahun 2021, sehingga masih terdapat 13 subbidang yang belum realisasi Tahap II dari total 23 sub bidang yang ada.

Pada kesempatan lain, Fungsional PTPN KPPN Watampone, Fahrul Aprianto memaparkan secara detail progres realisasi masing-masing sub bidang sekaligus meminta konfirmasi kepada para OPD penerima DAK fisik yang belum salur tahap 2 tentang perkembangan kelengkapan administrasi syarat salur tahap 2.
“Secara garis besar para OPD DAK fisik yang belum salur tahap 2 masih dalam proses penginputan SP2D BUD pada OM SPAN dan dalam proses pelaksanaan reviu oleh APIP,” katanya.
Rapat Koordinasi percepatan penyaluran DAK Fisik Kab. Wajo menghasilkan beberapa kesepakatan antara OPD, APIP dan BKPAD terkait dengan batas-batas waktu penyelesaian kelengkapan administrasi syarat salur DAK Fisik Tahap 2 tahun 2021 sehingga seluruh subbidang dapat disalurkan sebelum tanggal 21 Oktober 2021.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman mengapresiasi kepada Pemda Kabupaten Wajo atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dalam rangka lebih mengoptimalkan DAK Fisik guna penanganan pandemi Covid-19 maupun mendorong Program Pemulihan Ekonomi Nasional. (*)







