Berita Utama

Empat Kepsek di Bone Positif Covid-19 Usai Jappa-jappa di Bali, Komisi IV: Harus Ada Sanksi Tegas

BONE, RADARBONE.ID–Empat dari 20 kepala sekolah (Kepsek) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dinyatakan positif covid-19 usai menjalani swab PCR.

Mereka positif covid usai Jappa-jappa ke Bali. Tak hanya K3S, dalam rombongan, juga ada Kepala Dinas Pendidikan, Hj Syamsiar Halid.

“Semuanya sudah diperiksa sesuai perintah ketua satgas, dari 20 (orang), empat positif,” kata drg Yusuf Tolo, Juru Bicara Satgas PPC-19.

Yusuf mengatakan, semua K3S yang berangkat diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) kemudian sampelnya dikirim ke Kabupaten Soppeng.

“Empat yang positif, semuanya tanpa gejala,” kata Yusuf.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Bone berang atas tindakan tak beretika para kepsek yang berangkat ke Bali tanpa izin dari Ketuas Satgas Bone dalam hal ini Bupati Bone, HA Fahsar M Padjalangi.

“Ini sama halnya pelecehan terhadap kewenangan pak bupati. Dan K3S ini berangkat ke Bali bersama Kadisdik. Harusnya mereka ini yang memberi contoh bersama-sama melawan pandemi covid. Bapak bupati setengah mati mencegah agar covid tak meluas, justru mereka seenaknya keluar tanpa izin,” kritik Ketua Komisi IV, A Ryad Baso Padjalangi.

Ia berharap agar bupati tegas, dengan memberikan sanksi tegas bagi pejabat maupun kepsek yang melanggar protokol kesehatan. Apalagi bepergian ke daerah yang masuk zona merah, tanpa izin.

“Harus ada efek jera, karena kalau tidak ada sanksi tegas, pasti dikemudian hari akan terulang seperti ini,” tegasnya.

Ia juga menegaskan akan memanggil dinas pendidikan untuk rapat kerja. “Dalam waktu dekat ini kita hearing. Saya juga meminta satgas agar semua yang berangkat ke Bali di swab. Jangan hanya kepsek,” tutupnya.

*

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top