Pendidikan

Lolos Program Pendidikan Kemenkeu Mengajar, Siswa SMAN 3 Bone Belajar Daring Bersama Menteri Keuangan

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani saat memaparkan materi pembelajaran kepada siswa yang berhasil lolos program pendidikan Kemenkeu Mengajar. Turut serta sebagai peserta siswa SMAN 3 Bone

RADARBONE.ID, WATAMPONE–SMA Negeri 3 Bone (Smaga) merupakan salah satu sekolah dari 345 sekolah se Indonesia yang lolos program pendidikan Kementerian Keuangan Mengajar 6 tahun 2021. Melalui program tersebut, 75 siswa SMA Negeri 3 Bone mendapat kesempatan mengikuti proses belajar mengajar bersama dengan Kementerian Keuangan RI, Rabu, 09 November 2021.

Arismawati, S.Pd guru Pembina SMAN 3 Bone mengatakan Program Pendidikan Kementerian Keuangan Mengajar mulai dilaksanakan sejak tahun 2016 dan ini sudah tahun keenam, dan untuk tahun 2021 SMAN 3 Bone salah satu sekolah lolos mengikuti program tersebut.

“Di Bone itu hanya ada dua sekolah yang lolos yaitu SMAN 3 Bone dan SMA Islam Athirah Bone. Namun kalau se Indonesia sebanyak 345 sekolah. Itu terdiri dari 124 jenjang SD, 103 SMP, 106 jenjang SMA/SMK/MA, 10 SILN dan 2 SLB,” bebernya.

Dalam kegiatan ini siswa diberikan materi tentang peran Kementerian Keuangan yang berlangsug secara virtual yang dibawakan langsung oleh Pegawai Kemenkeu. Namun khusus SMA Negeri 3 Bone ada tiga kegiatan yang berhasil diikuti yaitu kelas Cerdik Leader Future yang diikuti satu orang siswa yaitu Ketua OSIS SMAN 3 Bone, Program Pendidikan Kementerian Keuangan Mengajar 6 diikuti 75 orang siswa, dan dua orang berhasil lolos mengikuti Kelas Menteri.

“Yang menarik di kelas menteri ini, siswa kami mendapat pembelajaran langsung dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset Nadiem Makarim,” tandasnya. “Siswa sangat berterima kasih atas program tersebut, bahkan siswa sangat antusias bertanya terkait LHKPN yang tidak semua orang tau,” imbuhnya.

Kepala SMAN 3 Bone Drs. A. Abd. Gaffar, MM mengaku bangga dan bersyukur karena guru maupun siswa mampu memanfaatkan berbagai peluang untuk memperoleh pengetahuan. Menurutnya kesempatan untuk berinteraksi secara daring dengan Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu hal yang langkah dan tidak semua bisa dirasakan oleh para pelajar di Indonesia. “Untuk itu apa yang diperoleh melalui program pendidikan Kementerian Keuangan Mengajar ini dapat ditularkan ke siswa yang lain,” imbuhnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top