Bone Raya

Cegah Pernikahan Dini, KUA Ulaweng Kerja Sama Mahasiswa KKLP IAIN Bone Edukasi Masyarakat Melalui Film Pendek

H. Muhammad Saleh, S.Pd.I, M.Pd, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone

RADARBONE.ID, WATAMPONE–Pernikahan dini atau pernikahan anak dibawah umur masih kerap terjadi di Kabupaten Bone Provinsi Sulsel. Menyikapi hal tersebut, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ulaweng dibawah kepemimpinan H. Muhammad Saleh, S.Pd.I, M.Pd bekerja sama dengan mahasiswa KKLP Fakultas Syariah dan Hukum Islam Prodi Hukum Keluarga Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone mengedukasi masyarakat melalui Film Pendek yang berjudul “Kejar Ijazah Tunda Buku Nikah”.

Agar Film Pendek tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat, dalam acara penarikan mahasiswa KKLP IAIN Bone dilakukan nonton bareng bersama pemerintah Kecamatan Ulaweng.
Turut hadir anggota Komisi IV DPRD Bone Andi Purnama Sari, Camat Ulaweng A. Padauleng, SSTP, Kepala Puskesmas Ulaweng beserta pemerintah kelurahan setempat, Rabu, 03 November 2021.

Kepala KUA Kecamatan Ulaweng H. Muhammad Saleh S.PdI, M.Pd mengatakan pentingnya mengedukasi masyarakat mengenai dampak dari pernikahan dini. Karena selain berdampak pada kesehatan ibu dan anak, termasuk juga berdampak kepada masa depan anak.

“Bagi anak dibawah umur yang melakukan pernikahan resiko kematian saat melahirkan sangat tinggi karena terkadang terjadi pendarahan. Termasuk juga kepada anak yang dilahirkan terkadang cacat mental, kurang gizi, stunting dan lain-lain sebagainya,” bebernya.

Selain mengedukasi masyarakat melalui film pendek, H. Muhammad Saleh juga memperkuat peran para penyuluh agama KUA Kecamatan Ulaweng. “Penyuluh adalah ujung tombak Kementerian Agama Kabupaten Bone, mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan. Makanya, kami mengarahkan mereka agar selalu mengangkat tema sentra dalam setiap ceramahnya mengenai bahaya dari pernikahan anak dibawah umur,” tandasnya.

Agustang Ketua Kelompok KKLP IAIN Bone mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kepala KUA Kecamatan Ulaweng selama pelaksanaan KKLP. “Berkat supportnya inovasi Film Pendek “Kejar Ijazah Tunda Buku Nikah” Masa Depanku Hancur Karena Pernikahan Dini bisa kita persembahkan buat masyarakat Kecamatan Ulaweng,” katanya.

Dalam film ini kata Agustang menceritakan seorang remaja pria dan wanita yang baru mengenal sosial media di usia 17 tahun. Dimana dalam perkenalan tersebut terjaling sebuah hubungan asmara yang berujung kepada kehamilan di luar nikah yang belum cukup usia.

“Dampak dari pernikahan usia dini ini, sang istri tak memperoleh nafkah, sementara sang suami sibuk dengan minuman keras, berjudi bahkan sampai berselingkuh. Bukan cuma itu saja, dampaknya juga pada saat melahirkan anaknya juga kekurangan gizi dan selalu sakit sakitan yang pada akhirnya meninggal. Dan penghujung Film sang Istri mengalami tekanan batin yang berakhir masuk rumah sakit jiwa,” imbuhnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top