Tempat Nongkrong di Jalan Braga

12 Tempat Nongkrong di Jalan Braga Bandung Yang Kekinian

Broow, sebagai pelancong pasti sudah familiar dengan Jalan Braga. Ada berbagai tempat nongkrong di Braga yang bisa kamu kunjungi lho.

 

Kawasan ini sudah terkenal sebagai tujuan wisata di Kota Bandung. Tentu saja, ada juga beragam tempat nongkrong di Braga Bandung yang menarik.

 

Jalan yang dulunya dikenal dengan nama De meest Eupoeesche winkelstraat van Indie.

 

Sepanjang satu kilometer kamu akan disuguhi dengan tempat nongkrong dan tempat makan dengan berbagai kuliner legendaris yang memanjakan lidah hingga pemandangan bangunan cagar budaya di Braga.

 

Rekomendasi Tempat Nongkrong di Jalan Braga

Berikut ini daftar rekomendasi tempat ngopi dan nongkrong yang bisa kamu kunjungi ketika di Jalan Braga Bandung

  1. Myloc Coffee and Café: Rekreasi dengan Kopi dan Karaoke

Langkah pertama kita menginjakkan kaki di Jalan Braga membawa kita ke destinasi yang tidak hanya menawarkan kopi berkualitas tetapi juga pengalaman yang menyegarkan: Myloc Coffee and Café. Terletak di ujung utara Jalan Braga, tepatnya di Jalan Braga Nomor 111, Myloc menjadi oase kesejukan dalam kehangatan kota.

 

Dibuka mulai pukul 13.00 hingga 22.00 WIB, Myloc mempersembahkan lebih dari sekadar tempat nongkrong biasa. Saat memasuki Myloc, kita disambut oleh suasana yang santai dan dekorasi modern yang mengundang untuk bersantai. Jendela-jendela lebar memberikan pandangan ke arah jalan, memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan aktivitas sehari-hari yang melintas di Jalan Braga.

 

Selain menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai, Myloc menawarkan lebih banyak lagi. Uniknya, selain menikmati kopi berkualitas, pengunjung dapat merasakan keseruan berkaraoke tanpa biaya tambahan. Suara riang dari pengunjung yang mengekspresikan bakat mereka menambahkan energi positif ke dalam lingkungan Myloc.

 

Menu yang disajikan di Myloc juga patut dicatat. Selain berbagai pilihan kopi, Myloc menyuguhkan aneka makanan dan minuman dengan harga yang bersahabat, mulai dari Rp20 ribuan. Selain itu, Myloc memiliki paketan yang pas untuk pengunjung yang datang sendiri, berdua, berempat, atau berenam. Paket termurah, dengan harga Rp45 ribu, sudah mencakup satu menu makanan berat dan satu pilihan minuman.

 

Bagi mereka yang datang bersama rombongan, Myloc menyediakan paket Puas Rame-Rame senilai Rp240 ribu. Paket ini termasuk enam minuman dan empat jenis camilan, menciptakan pengalaman yang lebih bersama di tengah kehangatan kota Bandung. Myloc Coffee and Café tidak hanya sekadar tempat nongkrong; ia adalah cermin dari kehangatan dan keunikannya sendiri yang menyatu dengan kesejukan dan keceriaan kota yang melegenda, Jalan Braga.

 

  1. Sawo Coffee and Roastery: Pengalaman Kopi Kualitas Tinggi

Resmi diluncurkan pada Desember 2019, Sawo Coffee and Roastery menyajikan pengalaman ngopi yang menggoda selera di tengah gemerlap Jalan Braga. Terletak tidak jauh dari Myloc Coffee and Café, di Jalan Braga Nomor 76, tempat ini mengundang para pecinta kopi untuk menikmati keindahan racikan kopi berkualitas tinggi.

 

Suasana Sawo Coffee and Roastery begitu kental dengan aroma kopi yang menguar sejak kita memasuki pintu. Dengan desain interior yang minimalis namun elegan, tempat ini menyajikan suasana yang santai dan penuh inspirasi. Meja dan kursi yang nyaman serta lampu yang redup menciptakan tempat yang ideal untuk bersantai atau bekerja sambil menikmati secangkir kopi yang istimewa.

 

Keistimewaan Sawo Coffee and Roastery terletak pada konsep roastery-nya sendiri. Tempat ini bukan hanya sekadar menyediakan kopi, melainkan juga mengajak pengunjung untuk menyaksikan proses roasting secara langsung. Melibatkan pengunjung dalam tahap ini memberikan pengalaman yang mendalam tentang perjalanan biji kopi dari awal hingga menjadi minuman yang kita nikmati.

 

Menu Sawo Coffee and Roastery tidak hanya sebatas kopi hitam atau susu biasa. Mereka menyajikan berbagai jenis kopi, teh, dan pastry yang semuanya dipersembahkan dengan citarasa yang unik. Varian kopi dari berbagai daerah dan metode penyeduhan yang beragam menjadi daya tarik utama tempat ini. Para barista yang handal siap memberikan rekomendasi atau bahkan menjelaskan lebih dalam tentang biji kopi yang mereka sediakan.

 

Fasilitas lain yang menambah daya pikat Sawo Coffee and Roastery adalah ketersediaan Wi-Fi gratis, soket listrik, dan suasana yang ramah terhadap para pekerja atau pelajar yang ingin bekerja di sini. Dengan konsep yang terbuka dan ramah, tempat ini menjadi destinasi ideal untuk pecinta kopi dan siapa saja yang menginginkan pengalaman ngopi yang berkesan di tengah gemerlapnya Jalan Braga, Bandung.

 

  1. Toko Kopi Djawa: Nostalgia dengan Aroma Kopi Tradisional

Siapa yang tak kenal dengan Toko Kopi Djawa? Terletak di Jalan Braga Nomor 81, tempat ini tak hanya sekadar warung kopi, tetapi juga suatu pengalaman nostalgia yang mengajak kita untuk merasakan aroma kopi tradisional Indonesia.

 

Menginjakkan kaki di Toko Kopi Djawa, kita seolah masuk ke dalam sebuah portal waktu yang membawa kita kembali ke suasana jaman dahulu. Dekorasi interior yang khas dan penuh dengan sentuhan klasik menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Tak heran jika tempat ini sering menjadi latar belakang dalam beberapa adegan film nasional yang menggambarkan nuansa retro.

 

Menu di Toko Kopi Djawa juga tidak kalah menarik. Terdapat beberapa menu kopi yang menjadi favorit, seperti Es Kopi Awan, Es Kopi Djawa, Latte, dan manual brew Djawa Wanoja. Setiap tegukan kopi membawa kita pada petualangan rasa yang autentik, membangunkan kenangan akan cita rasa kopi Nusantara yang khas.

Baca juga:  Menikmati Keindahan Wisata Alam Lembah Indah Malang Cocok Untuk Honeymoon Dengan Biaya Masuk 20 Ribu

 

Tidak hanya soal kopi, Toko Kopi Djawa juga menawarkan pengalaman berbelanja yang unik. Pengunjung dapat menemukan beragam pernak-pernik lucu dan unik yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain. Untuk menambah keseruan, ada pula photo box yang dapat menjadi wadah kenang-kenangan berupa dua cetak foto, gift, serta file yang dapat dibawa pulang.

 

Toko Kopi Djawa bukan hanya tempat untuk menikmati kopi, melainkan tempat yang membawa kita menelusuri kenangan dan merasakan hangatnya kedekatan budaya kopi tradisional Indonesia. Dengan suasana yang unik dan menu yang autentik, tempat ini telah menjadi lebih dari sekadar warung kopi; ia adalah destinasi yang mengajak kita untuk terus menjaga dan menghargai kekayaan budaya kopi Nusantara.

 

  1. Braga Permai: Legenda Kafe dengan Beragam Menu

Braga Permai, sebuah warisan kafe yang mencengangkan sejak tahun 1923, kini telah menjadi ikon di tengah keriuhan kota Bandung. Terletak di tengah jalan Braga, tempat ini mempesona setiap pengunjung dengan nuansa sejarahnya yang kental, menjadikannya “The Most Heritage Restaurant in Town.”

 

Seiring berjalannya waktu, Braga Permai berhasil mempertahankan pesonanya. Sebelum dikenal sebagai Braga Permai, kafe ini awalnya dikenal sebagai Maison Bogarijen, yang telah menjadi saksi bisu bagi berbagai era dan perubahan zaman. Meskipun telah berusia puluhan tahun, tempat ini berhasil menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan selera generasi yang terus berkembang.

 

Braga Permai tidak hanya menawarkan arsitektur klasik yang memesona, tetapi juga beragam menu makanan dari seluruh penjuru dunia. Melangkah masuk ke dalam kafe ini, pengunjung dihadapkan pada pilihan menu yang sangat beragam. Mulai dari hidangan ringan seperti kue dan pastry yang lezat hingga hidangan makanan berat dari berbagai masakan dunia. Western, Italia, Tiongkok, hingga menu khas Nusantara, semuanya dapat dinikmati di sini.

 

Kafe ini menjadi tempat yang sempurna untuk memanjakan lidah dengan pilihan menu yang kaya akan cita rasa. Pengunjung dapat memilih santapan sesuai selera dan keinginan, menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Makan di Braga Permai bukan hanya sekadar makan; itu adalah perjalanan melintasi berbagai budaya kuliner yang membuat perut dan hati merasa puas.

 

Braga Permai bukan hanya tempat makan; ia adalah destinasi yang membawa kita pada perjalanan melintasi sejarah dan budaya kuliner yang kaya. Terus mempertahankan keunikan dan kualitasnya, tempat ini menjadi rumah bagi beragam pengunjung, baik lokal maupun turis. Dengan layanan yang ramah dan atmosfer yang mendalam, Braga Permai tetap setia sebagai legenda di tengah gemerlapnya Jalan Braga, Bandung.

 

  1. Wiki Koffie: Tempat Ngopi 24 Jam dengan Desain Vintage

Wiki Koffie, sebuah oase bagi para pencinta kopi yang tak mengenal waktu, hadir sebagai pelengkap gemerlap Jalan Braga. Terletak sebelum memasuki kawasan jalan yang terkenal ini, Wiki Koffie bukan sekadar kafe biasa; ia adalah destinasi bagi mereka yang menginginkan pengalaman ngopi tanpa batas waktu.

 

Dengan pintu terbuka 24 jam, Wiki Koffie menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati secangkir kopi, baik di pagi hari atau larut malam. Desain interior yang menggabungkan gaya vintage dengan nuansa modern menciptakan atmosfer yang unik dan menarik. Setiap sudut Wiki Koffie memancarkan pesona lampu antik yang redup, memberikan sentuhan klasik dan hangat.

 

Suasana yang nyaman dan dekorasi yang unik menjadi daya tarik utama Wiki Koffie. Meja-meja kayu yang kokoh dan kursi-kursi yang nyaman menciptakan tempat yang ideal untuk bersantai atau bekerja sambil menikmati minuman kopi favorit. Terlepas dari jam berapa pun, pengunjung dapat merasa seperti berada di kafe yang menyajikan suasana hangat dan ramah.

 

Selain desainnya yang unik, Wiki Koffie menawarkan berbagai varian menu yang memanjakan lidah para pengunjungnya. Dari kopi hitam yang kuat hingga berbagai kreasi kopi spesial, setiap minuman disajikan dengan penuh dedikasi. Menu makanan ringan dan pastry juga tersedia, membuat Wiki Koffie menjadi tempat yang cocok untuk pertemuan santai, ngobrol bersama teman, atau sekadar merenung sambil menikmati keheningan malam.

 

Wiki Koffie bukan hanya tempat untuk menikmati kopi; ia adalah warisan untuk para pencinta kopi yang tak mengenal waktu. Dengan desain vintage yang memesona dan layanan 24 jam, tempat ini tidak hanya memenuhi kebutuhan para penggemar kopi tetapi juga menjadi saksi bisu bagi berbagai cerita yang tercipta di tengah gemerlapnya Jalan Braga, Bandung.

 

  1. Warung Lima Rasa: Kafe Kekinian dengan Sentuhan Nusantara

Warung Lima Rasa, sebuah kafe yang menonjolkan kekinian dengan sentuhan khas Nusantara, memperkaya keberagaman kuliner di Jalan Braga. Terletak di salah satu sudut jalan yang bersejarah, Warung Lima Rasa hadir sebagai destinasi yang menggabungkan cita rasa tradisional dengan nuansa kekinian.

 

Langkah pertama ke dalam Warung Lima Rasa membawa pengunjung pada suasana yang penuh warna dan keceriaan. Konsep kekinian yang diusungnya tercermin dari desain interior yang simpel namun menarik. Dinding berwarna putih dengan sentuhan seni dan hiasan Nusantara menciptakan suasana yang akrab dan instagrammable, sempurna untuk mengabadikan momen bersama.

 

Menu yang ditawarkan Warung Lima Rasa tidak kalah menarik. Warung ini menghadirkan beragam hidangan khas Nusantara dengan sentuhan modern, seperti ayam goreng kremes, ayam geprek sambal matah, nasi goreng kampung, dan masih banyak lagi. Harga yang terjangkau, mulai dari Rp15.000-an, membuat Warung Lima Rasa menjadi pilihan favorit untuk merasakan kelezatan hidangan khas Indonesia.

 

Selain menjadi tempat bersantap, Warung Lima Rasa juga menjadi tempat favorit untuk bersosialisasi. Dengan dua lantai yang didesain simpel dan minimalis, kafe ini menciptakan ruang yang nyaman untuk berkumpul bersama teman atau keluarga. Desain dinding berwarna putih memberikan kesan bersih dan ceria, sementara sentuhan seni Nusantara menambahkan kehangatan dan nuansa lokal.

Baca juga:  Rekomendasi 9 Cafe Buka 24 Jam di Medan, Bisa Nongkrong Tanpa Takut Tutup

 

Warung Lima Rasa adalah tempat yang tak hanya menawarkan hidangan lezat tetapi juga pengalaman kuliner yang berbeda. Dengan sentuhan Nusantara yang kental dan suasana kekinian yang menyegarkan, kafe ini menjadi simbol harmoni antara tradisi dan modernitas di tengah keramaian Jalan Braga, Bandung.

 

  1. Noi Nan Pat Chawadee: Kelezatan Otentik Thailand di Jantung Braga

Bagi para pencinta kuliner Thailand, Noi Nan Pat Chawadee adalah surga yang terletak di jantung Jalan Braga, Bandung. Dengan lokasi yang strategis di Jalan Braga Nomor 31-33, tempat ini menjadi destinasi tak terlupakan untuk menikmati kelezatan otentik Thailand yang menggugah selera.

 

Menu yang disajikan di Noi Nan Pat Chawadee mencerminkan kekayaan rasa dan aroma khas Thailand. Mulai dari nasi char siu yang gurih, bubur ayam yang lezat, hingga dimsum kukus dan goreng yang memikat lidah. Setiap hidangan dihidangkan dengan keahlian khas Thailand, memastikan pengalaman kuliner yang mendalam dan autentik.

 

Keunikan tempat ini tidak hanya terletak pada ragam menu yang disajikan, tetapi juga pada suasana yang dihadirkan. Noi Nan Pat Chawadee merancang interior restorannya dengan sentuhan Thailand yang klasik namun tetap modern. Pengunjung akan merasakan atmosfer yang menggambarkan cita rasa Thailand sejati, baik dari tata ruangnya maupun dari setiap hidangan yang disajikan.

 

Tidak hanya sebagai tempat untuk menikmati hidangan lezat, Noi Nan Pat Chawadee juga menjadi ajang penjelajahan rasa bagi para pecinta kuliner. Pengalaman berkuliner di tempat ini seakan membawa setiap pengunjungnya terlempar langsung ke jalanan Bangkok yang penuh dengan aroma rempah-rempah dan kehangatan keramaian pasar malam.

 

Dengan kehadiran Noi Nan Pat Chawadee di Jalan Braga, para pecinta kuliner Thailand di Bandung tidak perlu jauh-jauh ke negeri Gajah Putih untuk menikmati cita rasa otentik Thailand. Tinggal melangkah di Jalan Braga, Anda akan menemukan perpaduan sempurna antara kelezatan Thailand dan pesona khas Jalan Braga yang memikat hati setiap pelancong kuliner.

 

  1. Braga Art Café: Vintage ala Belanda dengan Menu Beragam

Braga Art Café, sebuah destinasi unik di Jalan Braga, hadir dengan konsep vintage ala Belanda yang menarik. Terletak di jantung kota Bandung, kafe ini tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati kopi tetapi juga sebuah galeri seni hidup yang memukau.

 

Ketika memasuki Braga Art Café, pengunjung disambut oleh atmosfer yang sarat dengan nostalgia. Desain interior kafe ini memadukan unsur-unsur vintage yang terinspirasi oleh bangunan Belanda tempo dulu. Meja dan kursi kayu yang elegan, lampu-lampu gantung antik, dan hiasan dinding yang klasik menciptakan suasana yang penuh karakter. Setiap sudut Braga Art Café menjadi kanvas yang hidup, memberikan kesan artistik yang begitu kental.

 

Keunikan Braga Art Café tidak hanya terletak pada desainnya yang mencuri perhatian, tetapi juga pada beragam menu yang ditawarkan. Kafe ini menyajikan pilihan menu yang beragam, mulai dari kopi dengan berbagai varian, teh, hingga hidangan makanan ringan dan makanan berat. Setiap sajian disiapkan dengan penuh perhatian, menggabungkan cita rasa khas Nusantara dengan sentuhan internasional.

 

Selain menjadi tempat bersantap, Braga Art Café juga menjadi rumah bagi seniman lokal yang ingin mengekspresikan kreativitas mereka. Pameran seni berkala di kafe ini menghadirkan karya-karya inspiratif yang memperkaya pengalaman visual pengunjung. Penggabungan antara seni visual dan kuliner menciptakan suasana yang unik, menjadikan Braga Art Café bukan hanya sebagai kafe biasa tetapi juga sebagai pusat kreativitas yang hidup.

 

Braga Art Café adalah destinasi yang tak hanya memberikan pengalaman kulinernya yang istimewa tetapi juga mengajak pengunjungnya untuk merasakan atmosfer artistik yang khas. Dengan desain vintage ala Belanda yang memikat dan ragam menu yang memanjakan lidah, kafe ini menjadi destinasi yang menghubungkan masa lalu dan masa kini di tengah gemerlapnya Jalan Braga, Bandung.

 

  1. Taman Braga: Oase Santai di Tengah Kesibukan Jalan Braga

Taman Braga, yang berlokasi di Jalan Ustadz Abdul Somad LC. Nomor 12, Bandung, adalah suatu oase menenangkan yang tersembunyi di tengah-tengah keramaian Jalan Braga. Berdekatan dengan Hotel de Braga, taman ini bukan hanya menjadi tempat istirahat bagi pengunjung yang lelah berjalan, tetapi juga menjadi alternatif wisata yang menyegarkan di tengah pusat kota Bandung.

 

Dengan suasana yang hijau dan nyaman, Taman Braga menawarkan pengalaman santai untuk melepas penat dan bersantai. Taman ini sering dijadikan tempat nongkrong para pelancong dan warga setempat yang ingin menikmati udara segar dan pemandangan sekitar. Pohon-pohon yang rindang dan area berumput menjadi tempat yang sempurna untuk duduk-duduk santai sambil menikmati keindahan Jalan Braga.

 

Selain sebagai tempat istirahat, Taman Braga juga sering dijadikan tempat untuk berfoto dan menikmati momen bersama. Dengan bangunan-bangunan klasik di sekitarnya, taman ini memberikan latar belakang yang indah untuk mengabadikan momen berharga. Sehingga, tak heran jika banyak pengunjung yang memilih Taman Braga sebagai lokasi untuk bersantai dan berfoto.

 

Tidak hanya sebagai taman biasa, Taman Braga juga menjadi saksi bisu perubahan dan perkembangan sejarah Jalan Braga. Bangunan-bangunan tua yang mengelilingi taman ini menambah nuansa klasik dan sejarah pada setiap sudutnya. Dengan sentuhan lampu malam yang lembut, Taman Braga berubah menjadi tempat romantis dan menawan saat malam tiba.

 

Taman Braga adalah perpaduan sempurna antara kehijauan dan sejarah, menciptakan tempat yang menyenangkan untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam di tengah pusat kota yang sibuk. Sebuah destinasi yang cocok untuk semua kalangan, Taman Braga menjadi tempat yang mengundang dan menenangkan di tengah keriuhan Jalan Braga, Bandung.

 

  1. Teras Braga: Tempat Makan Hemat dan Bervariasi

Teras Braga, sebuah destinasi kuliner di atas lorong menuju pemukiman RW 08 Kelurahan Braga, hadir sebagai tempat makan hemat dan bervariasi yang meramaikan kawasan Kampung Wisata Braga. Meskipun terletak di sudut yang mungkin terlewatkan oleh banyak orang, Teras Braga membawa kesegaran baru dengan konsep kuliner yang terjangkau dan beragam.

Baca juga:  Pantai Ngrawe Gunung Kidul: Info Lokasi, Harga Tiket Masuk, dan Penginapan

 

Tempat ini diresmikan pada akhir tahun 2020 lalu dan sejak itu menjadi daya tarik baru di pariwisata Kota Bandung. Teras Braga menawarkan sesuatu yang berbeda dengan suasana yang lebih santai dan harga yang ramah di kantong. Berada di atas lorong, tempat ini menjadi titik sentral bagi warga sekitar yang ingin menikmati hidangan lezat tanpa harus membayar mahal.

 

Teras Braga menampilkan lebih dari sepuluh kios kuliner yang menyajikan beragam pilihan makanan, mulai dari nasi kuning, timbel, ayam goreng, soto, hingga kudapan ringan seperti dimsum dan seblak. Menu yang ditawarkan berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, memastikan setiap pengunjung dapat menikmati hidangan yang lezat tanpa harus khawatir tentang anggaran.

 

Keberagaman kuliner di Teras Braga tidak hanya mencakup makanan berat, tetapi juga berbagai jenis minuman. Pengunjung dapat menikmati segelas teh hangat, kopi, atau minuman segar lainnya untuk menyegarkan tenggorokan. Harga kaki lima yang ditawarkan membuat Teras Braga menjadi tempat yang cocok untuk mereka yang mencari makanan dan minuman enak tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

 

Teras Braga adalah destinasi yang menggabungkan kenyamanan dan keberagaman dalam satu tempat. Dengan konsep yang sederhana namun menarik, tempat ini menjadi pilihan favorit bagi mereka yang menginginkan pengalaman kuliner yang autentik tanpa harus merusak isi dompet. Teras Braga bukan hanya sebuah tempat makan; ia adalah representasi dari kehidupan komunitas kuliner yang meriah dan beragam di tengah kota Bandung.

 

  1. Toko Tahilalats: Meresapi Keceriaan Komik dalam Setiap Kunjungan

Bagi para penggemar komik strip karya Nurfadli Mursyid yang terkenal, Toko Tahilalats di Jalan Braga Nomor 35, Bandung, adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Tempat ini bukan sekadar toko biasa; ini adalah santapan visual dan tempat yang menghadirkan keceriaan karakter-karakter dalam komik Tahilalats dalam kehidupan nyata.

 

Sejak pertama kali melangkah masuk, pengunjung disambut dengan atmosfer yang penuh warna dan ceria, menciptakan suasana yang nyaman dan ramah. Toko ini tidak hanya menyajikan merchandise resmi dari komik Tahilalats, tetapi juga menyuguhkan pengalaman berbelanja yang unik dan menyenangkan. Dari kaos, gantungan kunci, hingga barang-barang sehari-hari dengan desain karakter-karakter favorit dapat ditemukan di sini.

 

Toko Tahilalats tidak hanya menghidupkan komik dalam bentuk barang-barang merchandise, tetapi juga menghadirkan kafe dengan suasana yang menggambarkan dunia Tahilalats. Pengunjung dapat menikmati minuman dan makanan dengan nuansa komik yang menyenangkan. Seiring dengan itu, tokonya juga menyajikan berbagai pajangan unik dan kreatif yang menjadi daya tarik bagi para pecinta seni dan komik.

 

Keunikan Toko Tahilalats tidak hanya terletak pada produk-produknya, tetapi juga dalam kontribusinya sebagai bagian dari budaya pop Indonesia. Tempat ini sering menjadi tempat berkumpulnya komunitas pencinta komik dan seni, yang berbagi kecintaan terhadap karya-karya Nurfadli Mursyid. Dengan menjadi bagian dari Toko Tahilalats, pengunjung bukan hanya berbelanja, tetapi juga turut merayakan dan meresapi keceriaan yang dihadirkan oleh komik Tahilalats.

 

Dengan atmosfer yang ceria dan kehadiran karakter-karakter yang menggemaskan, Toko Tahilalats di Jalan Braga bukan hanya sebuah toko, melainkan tempat di mana kehidupan komik mengalir begitu nyata. Sebuah perayaan keceriaan dan kreativitas, Toko Tahilalats menjadi destinasi yang menyenangkan bagi semua yang mencari pengalaman berbelanja yang lebih dari sekadar transaksi.

 

  1. Braga Punya Cerita: Kopitiam dengan Sentuhan Nusantara

Terakhir ada Braga Punya Cerita, sebuah kopitiam di Jalan Braga, hadir sebagai tempat yang tidak hanya menyajikan kopi, tetapi juga menceritakan sejarah dan keberagaman Nusantara. Berlokasi di jalanan yang penuh dengan nuansa kolonial Belanda, kopitiam ini menjadi jendela yang membawa pengunjungnya merasakan aroma kopi dan cerita Nusantara yang kental.

 

Bangunan Braga Punya Cerita mencerminkan era kolonial Belanda yang masih mendominasi kawasan tersebut. Arsitektur klasik dan ornamen-ornamen khas menambahkan sentuhan sejarah pada setiap sudutnya. Meskipun demikian, kopitiam ini tidak hanya tentang arsitektur yang megah, tetapi juga tentang kisah-kisah dan kebudayaan yang ada di Indonesia.

 

Menu kopi di Braga Punya Cerita mencakup berbagai jenis kopi Nusantara yang kaya akan cita rasa. Dari kopi tubruk, kopi Aceh, hingga kopi Toraja, setiap jenis kopi disajikan dengan penuh keahlian dan khas Nusantara. Selain kopi, Braga Punya Cerita juga menawarkan beragam menu makanan, mulai dari makanan khas Nusantara hingga hidangan internasional, menciptakan pengalaman kuliner yang menyeluruh.

 

Namun, Braga Punya Cerita bukan hanya sekadar tempat untuk menikmati kopi dan makanan lezat. Kopitiam ini menjadi panggung bagi seniman-seniman lokal yang ingin berbagi karya dan kreativitas mereka. Pameran seni berkala dan pertunjukan musik di Braga Punya Cerita menambahkan dimensi baru pada pengalaman pengunjung, menjadikan tempat ini bukan hanya tempat makan dan minum, tetapi juga pusat kegiatan budaya.

 

Braga Punya Cerita adalah cerminan dari kekayaan budaya dan sejarah Nusantara. Dengan menyajikan kopi Nusantara yang otentik dan menjadi wadah bagi seni dan kreativitas lokal, kopitiam ini mengajak pengunjungnya untuk merayakan keanekaragaman dan keindahan Indonesia di tengah hiruk-pikuk Jalan Braga, Bandung.

 

Itulah beberapa tempat nongkrong di Braga yang bisa kamu kunjungi ketika berkunjung ke kota kembang Bandung.