Salah satu jenis karya seni rupa terapan adalah seni kriya yang disebut juga

Salah satu jenis karya seni rupa terapan adalah seni kriya yang disebut juga

Artikel ini akan memberikan referensi kunci jawaban dari pertanyaan Salah satu jenis karya seni rupa terapan adalah seni kriya yang disebut juga

 

Di sini, kamu akan menemukan berbagai kunci jawaban yang bisa kamu jadikan referensi yang diambil dari berbagai sumber terpercaya.

 

Selain memberikan kunci jawaban, dalam artikel ini akan diberikan juga pembahasan dengan jelas dan mudah dipahami, sehingga kamu dapat mempelajari dan memahami konsep dengan lebih baik.

 

Soal

Salah satu jenis karya seni rupa terapan adalah seni kriya yang disebut juga

(A) Desain

(B) Seni grafis

(C) Kerajinan tangan

(D) Arsitektur

(E) Keterampilan

 

Jawaban

(C) Kerajinan tangan

 

Pembahasan

Pengertian Seni Kriya

Seni kriya adalah seni terapan yang menghasilkan karya seni yang memiliki nilai estetika dan fungsi praktis. Seni kriya sering disebut juga dengan kerajinan tangan karena proses pembuatannya yang menggunakan keterampilan tangan (hand skill) dan menghasilkan karya yang unik dan personal.

 

Fungsi Seni Kriya

Seni kriya memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai benda hias dan benda pakai. Berikut beberapa contohnya:

 

  1. Fungsi Hias:

  • Batik: Kain batik yang indah digunakan untuk pakaian, dekorasi rumah, dan aksesoris.
  • Keramik: Vas bunga keramik yang cantik untuk dekorasi rumah.
  • Anyaman: Tas anyaman yang unik untuk aksesoris fashion.
  • Ukiran: Patung kayu yang indah untuk dekorasi rumah.
  • Tenun: Kain tenun yang menawan untuk pakaian dan dekorasi rumah.

 

  1. Fungsi Pakai:

  • Peralatan makan: Piring, sendok, dan garpu yang terbuat dari kayu atau keramik.
  • Perhiasan: Cincin, gelang, dan kalung yang terbuat dari perak atau emas.
  • Tas: Tas anyaman atau tas kain untuk membawa barang.
  • Sepatu: Sepatu kulit atau sepatu kain yang dibuat dengan tangan.
  • Topi: Topi anyaman atau topi kain untuk melindungi dari sinar matahari.
Baca juga:  Hujan dan air mengalir dapat mengikis tanah. Tanah yang paling banyak terkikis oleh hujan dan air mengalir adalah tanah dari

 

Proses Pembuatan Seni Kriya

Proses pembuatan seni kriya membutuhkan keterampilan tangan (hand skill) dan ketekunan. Berikut beberapa contoh teknik yang digunakan:

  • Batik: Teknik melukis kain dengan malam panas.
  • Keramik: Teknik membentuk tanah liat menjadi berbagai bentuk.
  • Anyaman: Teknik menjalin serat tumbuhan menjadi berbagai bentuk.
  • Ukiran: Teknik memahat kayu atau batu menjadi berbagai bentuk.
  • Tenun: Teknik menyilangkan benang untuk menghasilkan kain.

 

Bahan-bahan Seni Kriya

Seni kriya dapat dibuat dari berbagai macam bahan, seperti:

  • Bahan alam: Kayu, bambu, rotan, tanah liat, serat tumbuhan, dan batu.
  • Bahan buatan: Tekstil, plastik, logam, dan kaca.

 

Nilai Seni Kriya

Seni kriya memiliki nilai estetika, fungsional, dan budaya. Seni kriya mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi suatu daerah. Selain itu, seni kriya juga memiliki nilai ekonomi karena dapat menjadi sumber pendapatan bagi para pengrajin.

 

Contoh Karya Seni Kriya dari Berbagai Daerah di Indonesia:

  • Batik: Batik Jawa, Batik Bali, Batik Papua
  • Keramik: Keramik Dinoyo Malang, Keramik Kasongan Yogyakarta, Keramik Plered Cirebon
  • Anyaman: Anyaman Rotan Lombok, Anyaman Bambu Bali, Anyaman Mendong Tasikmalaya
  • Ukiran: Ukiran Jepara, Ukiran Bali, Ukiran Asmat Papua
  • Tenun: Tenun Ulos Sumatera Utara, Tenun Songket Palembang, Tenun Ikat Sumba